Home » Archives by category » Politik

Karakter atau Kognisi Hukum?

Bulan ini, para kandidat hakim agung menjalani psikotes. Salah satu pertanyaan –tepatnya kegelisahan– yang muncul adalah bagaimana psikotes itu mampu mendeteksi calon hakim (cakim) yang hasil tesnya menunjukkan kewajaran, tapi belakangan baru terungkap bahwa si calon memiliki istri simpanan. Juga seorang calon yang berdasarkan tes ditemukan punya integritas baik, tapi setelah bekerja, baru ketahuan terlibat [...]

Ongkos Peradaban

Why this nation is in decline? Pertanyaan tersebut menjadi trending topic dunia dalam diskusi di laman Twitter, dua pekan silam. Partisipan utamanya adalah warga negara Amerika Serikat yang mencerminkan suasana kemurungan yang melanda bangsa itu pada saat ini. Sebuah negara-bangsa yang selama ini dikenal sebagai satu-satunya adikuasa dunia, ”Romawi baru”, ”negara yang sangat dibutuhkan”, seketika [...]

Read More

Menjaga Momentum Daya Saing

Dua lembaga pemeringkat utang dunia, Fitch dan Moodys, berturut-turut melabelkan investment grade kepada Indonesia. Di tengah-tengah ketidakpastian dunia yang masih menyelimuti, adalah suatu keniscayaan untuk menjaga momentum sebagai negara layak investasi. Kita harus belajar dari pengalaman Brasil, Rusia, India, dan Cina yang tumbuh pesat pasca-peningkatan rating negaranya dari yang semula tidak layak menjadi layak investasi.

Read More

Hukum yang Tidak Adil Bukanlah Hukum

Tegangan filsafat hukum menemukan momentumnya ketika berhadapan dengan kasus pencurian sandal jepit yang dilakukan pelajar berusia 15 tahun di Palu, kasus pencurian dua biji cokelat yang dilakukan Mbok Minah, dan sejenisnya. Jika diperhatikan, keberatan publik bukan pada berapa lama mereka dihukum bahkan diputus bebas sekalipun, melainkan membawa kasus tersebut ke proses hukum saja, itu sudah [...]

Read More

Arti Politik Transportasi Bagi Masyarakat

Alat dan jasa transportasi modern pada dasarnya adalah fenomena teknikal. Tapi interaksinya pada dunia nonteknikal melahirkan pengaruh yang luas. Maka setiap pagi dan sore pada hari kerja, mata kita tertumbuk pada pemandangan yang sangat demonstratif. Bagaikan ilalang lepas sarang, jutaan orang dalam kelompok besar, yang mungkin ratusan jumlahnya, keluar dan bagai gerak mekanik terkonsentrasi pada [...]

Read More

Kelas Menengah dan Etos Kerja

Dalam pelbagai diskusi dan seminar, para cerdik pandai sepakat mengatakan bahwa demokrasi mustahil dikembangkan bila masyarakat tak mampu mengembangkan kelas menengahnya. Pendapat itu seolah-olah sudah diterima begitu saja dan tak perlu lagi dipertanyakan sebabnya.

Read More

Apa itu Teknopolitisi?

DI dalam sistem ekonomi yang baik, mekanisme pasar dan peranan negara berjalan proporsional. Makin modern suatu ekonomi, makin diperlukan peranan negara dalam pengaturan, bukan peran langsung sebagai pelaku bisnis di lapangan. Jika peranan negara terlalu dominan, bahkan cenderung memainkan peran langsung di lapangan, mekanisme pasar dan kegiatan usaha swasta akan terhambat. Jika peran negara lemah, [...]

Read More

Keterlibatan Bung Karno dalam G30S/PKI

Bung Karno terlibat Gestapu (G30S/PKI)? Mengenai tragedi 40 tahun silam itu ada dua kelompok jawaban. Pertama, Bung Karno disebut tidak terlibat, karena tidak mengetahui persiapan atau rencana Gestapu/PKI. “Mana mungkin ia mengekup dirinya sendiri,” alasan kelompok ini.

Read More

Sastra Klasik dan Masa Kini

TULISAN A.M. Hendropriyono tentang “Bharatayudha dan Megawati” pada Gatra nomor lalu menggunakan sejumlah metafor dari cerita wayang untuk menilai apa yang baru saja kita lalui: pemilihan presiden secara langsung oleh rakyat, beserta segala tingkah ulah para pelaku politik. Bagaimana kita memahami sesuatu adalah suatu tindakan budaya: untuk itu diperlukan acuan-acuan, baik nilai-nilai budaya maupun sejumlah [...]

Read More

Kajian Islam di Amerika: Kembalinya Orientalisme?

Peristiwa 11 September 2001, tidak diragukan lagi, membuat citra Islam di Amerika dan banyak tempat lain di Barat makin terpuruk. Islamfobia yang memiliki akar yang panjang dalam masyarakat Barat umumnya, seperti dikemukakan Diana Eck dalam A New Religious America: How a ‘Christian Country’ Has Become the World’s Most Religiously Diverse Nation (2001), makin menguat.

Read More