Home » Archives by category » Tokoh

J.M.G. Le Clezio: Terasing di Antara Ragam Budaya

Peraih Nobel Sastra tahun 2008. Lahir di Prancis dan penutur bahasa Prancis. Namun menyebut diri eksil lantaran empat generasi keluarganya hidup di Mauritius; dalam perpaduan budaya India, Afrika, dan Eropa.

Antara Darwin dan Gereja

Charles Darwin, ahli geologi Inggris pada abad ke-19, tampaknya tak dapat dipisahkan dengan teori evolusi. Ketika Paus Yohannes Paulus II, pimpinan tertinggi umat Katolik, berbicara tentang teori evolusi pada peringatan ke-60 berdirinya Akademi Sains Pontifical, Roma, Rabu dua pekan lalu, langsung media massa di negeri itu mengaitkannya dengan teori evolusi Darwin. Harian Republica, misalnya, mengatakan [...]

Read More

Sekliasa Tentang Muhammad Rasyid Ridha

Muhammad Rasyid Ridha adalah murid Muhammad Abduh paling setia. Pada 1865, ia lahir sebagai keturunan Al-Husain, cucu Nabi Muhammad saw. Al-Qalamun adalah desa kelahirannya, sebuah desa di Lebanon yang tidak jauh dari kota Tripoli (Suriah). Sebelum bertemu dengan Muhammad Abduh, ia telah memulai pendidikan formalnya di Madrasah Qur’aniyah di Al-Qalamun untuk belajar menulis, berhitung, dan [...]

Read More

Mengenang Syekh Muhammad Abduh

Muhammad Abduh lahir di sebuah desa di Mesir pada 1849. Pada masa itu, terjadi kekacauan, karena para pejabat Muhammad Ali Pasya mengumpulkan pajak dari penduduk desa sehingga menyebabkan para petani selalu berpindah tempat untuk menghindari beban tersebut. Ayahnya adalah warga desa Muhallat Nashr bernama Abduh Hasan Khairullah yang juga ikut berpindah ke beberapa desa. Beliau [...]

Read More

Sekilas Tentang Jamaluddin Al-Afghani

Jamaluddin Al-Afghani adalah seorang pembaharuan Islam yang tempat tinggal dan aktivitasnya berpindah-pindah, dari satu negara Islam ke negera Islam lain. Ia memiliki pengaruh paling besar di Mesir, meskipun di beberapa negara, ia juga menanamkan pengaruhnya. Al-Afgani lahir di Afganistan pada 1839. Masa kecilnya tidak banyak diceritakan dalam sejarah. Pada umur dua puluh dua tahun, semasa [...]

Read More

Kontektualisasi Hukum Syariat oleh Rafa’ah at-Tahtawi

Syariat menurut pendapat At-Tahtawi harus disesuaikan dengan keadaaan dan situasi modern, dan kaum ulama harus mengetahui kemajuan modern untuk dapat menafsirkan syariat sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern. Oleh karena itu, mereka harus mempelajari ilmu pengetahuan Barat. Di zaman dahulu, ia menjelaskan lebih lanjut, kaum ulama mempelajari falsafah dan ilmu-ilmu akal yang ada di zaman mereka. Ahli-ahli [...]

Read More

Rafa’ah At-Tahtawi: Tentang Kesadaran dan Keadilan

Aktivitas At-Tahtawi tidak hanya sebatas penerjemahan buku. Pada 1828, setelah mendengar akan pentingnya sebuah surat kabar yang diterbitkan oleh Napoleon, Muhammad Ali menerbitkan sebuah surat kabar resmi yang bernama Al-Waqai’u Al-Mishriyah. At-Tahtawi pernah menjabat sebagai pimpinan redaksi surat kabar tersebut. Di bawah pimpinannya, surat kabar resmi tersebut juga memuat berbagai kajian tentang kemajuan ilmu pengetahuan [...]

Read More

Mengenal Rifa’ah Badawi Rafi’At-Tahtawi

Rifa’ah Badawi Rafi’ at-Tahtawi adalah seorang ulama Al-Azhar. Ia pernah diminta Muhammad Ali Pasya memimpin Sekolah Penerjemahan yang didirikan pada 1836. Pada 1801 ia lahir di Tahta, kota yang terletak di bagian selatan Mesir. Masa kecilnya dihabiskan dengan belajar atas bantuan keluarga ibunya, karena seluruh harta orang tuanya termasuk kekayaan yang diambil alih oleh Muhammad [...]

Read More

Muhammad Ali Pasha: Pembuka Jendela Dunia

Upaya mendirikan sekolah modern dengan kajian ilmu-ilmu dari Barat, pada masa itu, merupakan pembaharuan sekolah pertama kali di dunia Islam. Muhammad Ali Pasya mencoba sistem pendidikan yang sangat berlainan dengan sekolah-sekolah tradisional, yang hanya mengajarkan agama. Akan tetapi, sekolah modern ala Muhammad Ali ini memiliki keterbatasan guru ahli, mahasiswa, dan buku. Untuk mengatasi hal itu, [...]

Read More

Muhammad Ali Pasha: Diktator yang Buta Huruf

Muhammad Ali Pasya adalah pemimpin diktator bagi rakyat Mesir yang tidak memiliki kekuatan dan organisasi untuk menentangnya. Ia memerintah sebagaimana raja-raja Islam yang lain, mengutamakan masalah kekuatan militer. Baginya, militer adalah kekuatan yang mampu mempertahankan kekuasaannya. Ia juga berpendapat bahwa ekonomi sangat mempengaruhi pembelanjaan peralatan perang sebagai kekuatan militer. Akan tetapi, kemajuan ekonomi dan kekuatan [...]

Read More