<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lestari News</title>
	<atom:link href="http://lestari.info/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lestari.info</link>
	<description>Wacana Keindonesiaan dan Keislaman</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 May 2012 05:48:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Meretas Jalan Baru Dialog Papua-Indonesia</title>
		<link>http://lestari.info/meretas-jalan-baru-dialog-papua-indonesia</link>
		<comments>http://lestari.info/meretas-jalan-baru-dialog-papua-indonesia#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Apr 2012 04:31:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Dialog Papua-Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Papua Merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Konflik Papua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lestari.info/?p=1119</guid>
		<description><![CDATA[Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membuat &#8220;kejutan&#8221;. Sebelum memulai rapat kabinet terbatas mengenai Papua, 9 November lalu, presiden mengumumkan bahwa pemerintah siap berdialog secara terbuka dengan semua elemen masyarakat Papua. Mengapa presiden seperti tiba-tiba memprakarsai dialog sekarang ini? Padahal, para pemimpin Papua sejak tahun 2000 sudah meminta pemerintah membuka dialog untuk menyelesaikan masalah-masalah mendasar Papua, tetapi [...]<p><a href="http://lestari.info/meretas-jalan-baru-dialog-papua-indonesia">Meretas Jalan Baru Dialog Papua-Indonesia</a> is a post from: <a href="http://lestari.info">Lestari News</a></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://lestari.info/meretas-jalan-baru-dialog-papua-indonesia/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wabah Tomcat Dipicu Oleh Kapitalisme dan Neoliberalisme</title>
		<link>http://lestari.info/wabah-tomcat-dipicu-oleh-kapitalisme-dan-neoliberalisme</link>
		<comments>http://lestari.info/wabah-tomcat-dipicu-oleh-kapitalisme-dan-neoliberalisme#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2012 02:35:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Efek Kapitalisme]]></category>
		<category><![CDATA[Efek Neoliberalisme]]></category>
		<category><![CDATA[Populasi Tomcat]]></category>
		<category><![CDATA[Wabah Tomcat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lestari.info/?p=1104</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang bisa kita simpulkan jika Pulau Jawa diserang tomcat (Paederus fuscipes). Sebab masyarakat di Pulau Jawa sudah dijajah ekonomi kapitalisme dan liberalisme. Lho, apa kaitannya? Kaitannya, ekonomi kapitalisme &#8211;yang kini berkamuflase menjadi ekonomi neoliberalisme&#8211; menganggap bahwa masyarakat akan makmur jika menerapkan perdagangan bebas tanpa intervensi negara. Nabi kaum kapitalis dan neolib adalah Adam Smith, [...]<p><a href="http://lestari.info/wabah-tomcat-dipicu-oleh-kapitalisme-dan-neoliberalisme">Wabah Tomcat Dipicu Oleh Kapitalisme dan Neoliberalisme</a> is a post from: <a href="http://lestari.info">Lestari News</a></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://lestari.info/wabah-tomcat-dipicu-oleh-kapitalisme-dan-neoliberalisme/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Korelasi Kesejahteraan dengan Produktivitas Hakim</title>
		<link>http://lestari.info/korelasi-kesejahteraan-dengan-produktivitas-hakim</link>
		<comments>http://lestari.info/korelasi-kesejahteraan-dengan-produktivitas-hakim#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Apr 2012 02:16:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Gaji Hakim]]></category>
		<category><![CDATA[Kesejahteraan Hakim]]></category>
		<category><![CDATA[Penghasilan Hakim]]></category>
		<category><![CDATA[Produktivitas Hakim]]></category>
		<category><![CDATA[Tunjangan Hakim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lestari.info/?p=1098</guid>
		<description><![CDATA[Ancaman hakim akan mogok, bila gajinya tak dinaikkan, mengundang respons beragam. Arus terbesar menaruh simpati atas tuntutan para hakim itu. Nyata sudah, walau penyandang profesi hakim kerap dijuluki sebagai &#8220;representasi Tuhan dalam menciptakan keadilan&#8221; yang aktivitas kerjanya dijelaskan lewat Hercules Model, faktanya mereka bukan superhuman. Hakim, dengan kata lain, tetap orang biasa yang produktivitasnya dalam [...]<p><a href="http://lestari.info/korelasi-kesejahteraan-dengan-produktivitas-hakim">Korelasi Kesejahteraan dengan Produktivitas Hakim</a> is a post from: <a href="http://lestari.info">Lestari News</a></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://lestari.info/korelasi-kesejahteraan-dengan-produktivitas-hakim/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>I Gusti Ketut Pudja: Perjuangan Dharma Agama dan Dharma Negara</title>
		<link>http://lestari.info/gusti-ketut-pudja-perjuangan-dharma-agama-dan-dharma-negara</link>
		<comments>http://lestari.info/gusti-ketut-pudja-perjuangan-dharma-agama-dan-dharma-negara#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Apr 2012 02:47:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Dharma Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Dharma Negara]]></category>
		<category><![CDATA[I Gusti Ketut Pudja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lestari.info/?p=1087</guid>
		<description><![CDATA[Ada yang tidak kalah menegangkan pada saat-saat sebelum proklamasi RI dikumandangkan pukul 10.00 WIB,17 Oktober 1945. Pukul 12 siang, muncul kekhawatiran adanya ledakan friksi dan perpecahan dalam tubuh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) dalam proses penyusunan konstitusi bagi negara yang baru saja merdeka. Dalam penyusunan konstitusi, wakil-wakil dari Indonesia Timur, seperti Dr. Ratulangi (Sulawesi), Tadjoedin [...]<p><a href="http://lestari.info/gusti-ketut-pudja-perjuangan-dharma-agama-dan-dharma-negara">I Gusti Ketut Pudja: Perjuangan Dharma Agama dan Dharma Negara</a> is a post from: <a href="http://lestari.info">Lestari News</a></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://lestari.info/gusti-ketut-pudja-perjuangan-dharma-agama-dan-dharma-negara/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ki Sarmidi Mangunsarkoro: Pahlawan Tanpa Rumah Pribadi</title>
		<link>http://lestari.info/ki-sarmidi-mangunsarkoro-pahlawan-tanpa-rumah-pribadi</link>
		<comments>http://lestari.info/ki-sarmidi-mangunsarkoro-pahlawan-tanpa-rumah-pribadi#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Apr 2012 02:37:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Ki Sarmidi Mangunsarkoro]]></category>
		<category><![CDATA[Pahlawan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lestari.info/?p=1082</guid>
		<description><![CDATA[Rapat kedua Kongres Pemuda II, 28 Oktober 1928. Dalam pengawasan tentara Belanda, Ki Sarmidi Mangunsarkoro tampil membawakan pidato dengan tema &#8220;Pendidikan Kebangsaan&#8221;. Ia mengemukakan bahwa anak harus mendapat pendidikan kebangsaan dan dididik secara demokratis. Bukan tema yang &#8220;menyenangkan&#8221; dari sudut pandang kolonial. Tapi Ki Mangunsarkoro menyelesaikan pidatonya itu dengan mulus. Agenda rapat kedua Kongres Pemuda [...]<p><a href="http://lestari.info/ki-sarmidi-mangunsarkoro-pahlawan-tanpa-rumah-pribadi">Ki Sarmidi Mangunsarkoro: Pahlawan Tanpa Rumah Pribadi</a> is a post from: <a href="http://lestari.info">Lestari News</a></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://lestari.info/ki-sarmidi-mangunsarkoro-pahlawan-tanpa-rumah-pribadi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KH Idham Chalid: Menolak Dinasti Politik</title>
		<link>http://lestari.info/kh-idham-chalid-menolak-dinasti-politik</link>
		<comments>http://lestari.info/kh-idham-chalid-menolak-dinasti-politik#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Apr 2012 02:28:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Dinasti Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua NU]]></category>
		<category><![CDATA[KH Idham Chalid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lestari.info/?p=1078</guid>
		<description><![CDATA[Riwayat Kiai Haji Idham Chalid tidaklah tentang penantian lama. Sejak kecil, ia melahap buku-buku dari volks bibliotheek (perpustakaan rakyat), ketika anak-anak seusianya masih gemar bermain di pekarangan rumah. Memasuki usia 16 tahun, ketika para remaja seusianya sibuk memetakan perubahan dalam dirinya, ia telah belajar berorganisasi lewat Gerakan Pemuda Anshor, di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU). [...]<p><a href="http://lestari.info/kh-idham-chalid-menolak-dinasti-politik">KH Idham Chalid: Menolak Dinasti Politik</a> is a post from: <a href="http://lestari.info">Lestari News</a></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://lestari.info/kh-idham-chalid-menolak-dinasti-politik/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ignatius Joseph Kasimo: Bersama Masyumi Menolak Nasakom</title>
		<link>http://lestari.info/ignatius-joseph-kasimo-bersama-masyumi-menolak-nasakom</link>
		<comments>http://lestari.info/ignatius-joseph-kasimo-bersama-masyumi-menolak-nasakom#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Apr 2012 02:21:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Ignatius Joseph Kasimo]]></category>
		<category><![CDATA[Menolak Nasakom]]></category>
		<category><![CDATA[salus populi suprema lex]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lestari.info/?p=1074</guid>
		<description><![CDATA[Kiprahnya dalam dunia politik dimulai sejak usia muda, dengan ikut mendirikan Perkumpulan Politik Katolik Jawi pada 1920-an. Partai itu kemudian berubah nama menjadi Persatuan Politik Katolik Indonesia (PPKI). Tokoh politik yang terkenal dengan kesederhanaannya ini cukup lama menjadi anggota Volksraad, dari tahun 1931 hingga 1942. Dalam posisi itu, ia pun turut meneken Petisi Soetardjo yang [...]<p><a href="http://lestari.info/ignatius-joseph-kasimo-bersama-masyumi-menolak-nasakom">Ignatius Joseph Kasimo: Bersama Masyumi Menolak Nasakom</a> is a post from: <a href="http://lestari.info">Lestari News</a></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://lestari.info/ignatius-joseph-kasimo-bersama-masyumi-menolak-nasakom/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buya Hamka: Dari Politik ke Lapangan Dakwah</title>
		<link>http://lestari.info/buya-hamka-dari-politik-ke-lapangan-dakwah</link>
		<comments>http://lestari.info/buya-hamka-dari-politik-ke-lapangan-dakwah#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Apr 2012 02:10:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Buya Hamka]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Ulama Besar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lestari.info/?p=1070</guid>
		<description><![CDATA[Sekitar 30 tahun silam, sebelum wafat pada 24 Juli 1981 di Jakarta, namanya masih kuat melekat di benak masyarakat kebanyakan. Suaranya yang serak-serak basah, berirama mendayu-dayu, dengan pilihan kata yang indah, masih kerap mengisi siaran kuliah subuh di RRI. Wajahnya yang teduh juga kerap tampil lewat layar televisi untuk mengumandangkan syiar Islam. Seiring dengan perjalanan [...]<p><a href="http://lestari.info/buya-hamka-dari-politik-ke-lapangan-dakwah">Buya Hamka: Dari Politik ke Lapangan Dakwah</a> is a post from: <a href="http://lestari.info">Lestari News</a></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://lestari.info/buya-hamka-dari-politik-ke-lapangan-dakwah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bekerjasama dengan Negara Timur Tengah Penghasil Petrodolar</title>
		<link>http://lestari.info/bekerjasama-dengan-negara-timur-tengah-penghasil-petrodolar</link>
		<comments>http://lestari.info/bekerjasama-dengan-negara-timur-tengah-penghasil-petrodolar#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Apr 2012 15:37:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sains Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Negara Penghasil Minyak]]></category>
		<category><![CDATA[Negara Petrodolar]]></category>
		<category><![CDATA[Negara Timur Tengah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lestari.info/?p=1093</guid>
		<description><![CDATA[Di tengah harga minyak dunia yang terus membubung tinggi, negara-negara produsen minyak bermandikan dolar minyak. Negara-negara Timur Tengah yang menjadi produsen utama dunia minyak dunia benar-benar menangguk untung yang luar biasa. Pundi-pundi dolar mereka semakin penuh dari minyak yang mereka pompa. Tahun 1974, ketika pertama kali terjadi bonanza minyak, kita pernah merasakan nikmat dari melambungnya [...]<p><a href="http://lestari.info/bekerjasama-dengan-negara-timur-tengah-penghasil-petrodolar">Bekerjasama dengan Negara Timur Tengah Penghasil Petrodolar</a> is a post from: <a href="http://lestari.info">Lestari News</a></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://lestari.info/bekerjasama-dengan-negara-timur-tengah-penghasil-petrodolar/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sjafruddin Prawiranegara: Rehabilitasi Tokoh yang Terlupakan</title>
		<link>http://lestari.info/sjafruddin-prawiranegara-rehabilitasi-tokoh-yang-terlupakan</link>
		<comments>http://lestari.info/sjafruddin-prawiranegara-rehabilitasi-tokoh-yang-terlupakan#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Apr 2012 02:03:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Rehabilitasi Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Sjafruddin Prawiranegara]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh yang Terlupakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lestari.info/?p=1066</guid>
		<description><![CDATA[Terkisah, Belanda berhasil melumpuhkan pemerintahan di Yogyakarta lewat Agresi Militer II pada Desember 1948. Dwitunggal Soekarno-Hatta yang memimpin negeri bersama sejumlah anggota kabinetnya ditangkap. Belanda lalu melancarkan propaganda bahwa Republik Indonesia sudah mati. Dari pedalaman Sumatera Barat, Sjafruddin Prawiranegara segera mengambil langkah cepat. Ia mendirikan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). Perjuangannya selama lebih-kurang tujuh bulan [...]<p><a href="http://lestari.info/sjafruddin-prawiranegara-rehabilitasi-tokoh-yang-terlupakan">Sjafruddin Prawiranegara: Rehabilitasi Tokoh yang Terlupakan</a> is a post from: <a href="http://lestari.info">Lestari News</a></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://lestari.info/sjafruddin-prawiranegara-rehabilitasi-tokoh-yang-terlupakan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

